Herpes pada bayi dan anak serta cara mengatasinya

Penyakit herpes itu apa?

Apakah Anda sering mendengar penyakit kulit? Namun banyak sekali yang mengeria bahwa penyakit kulit itu akibat dari kurangnya kebersihan. Jika kita pahami bahwa penyakit kulit pada anak ini bisa menjadi berbahaya dan gejalanya yang bisa mematikan, dan kami akan mengupas semua ciri herpes, virus herpes dan pengobatan herpes atau dompo.

Kebanyakan orang bahwa penyakit kulit itu merupakan penyakit yang sangat biasa seperti cacar air. Tetapi penyakit kulit ini di kenal dengan nama herpes merupakan virus yang bisa menyerang siapa saja mulai dari anak-anak dan dewasa.

Penyakit herpes pada bayi dan anak-anak memang akan menyerang dibagian tubuh yaitu tangan, mulut, kaki, leher, mulut rongga, punggung. wajah dan sekitar bagian paha. Jika untuk orang dewasa virus herpes bisa menyerang bagian tubuh seperti tangan, bibir, dan bagian tubuh yang sangat rentan untuk terkena penyakit herpes seperti alat bagian vital.

Herpes pada bayi dan anak serta cara mengatasinya

Namun juga bisa disebabkan oleh faktor cuasa yang tidak menentu, dan akan menjadikan daya tahan tubuh anak dan bayi menurun, jika kondisi ini sampai berlarut-larut maka herpes akan lebih mudah untuk menyerang kepada orang dewasa, anak-anak dan bayi.

Jika sudah muncul bintik-bintik maupun benjolan yang berkelompok serta sudah berisi air pada saat itu kondisi bayi akan panas lalu kembali menurun dratis. Apakah bahayakah penyakit herpes pada anak dan bayi serta bagaimana gejala dan juga cara mengobati penyakit herpes ini? Jika sudah seperti itu lakukan segera tindakan pengobatan dengan menggunakan obat herbal herpes.

Apa Bahaya Penyakit herpes bayi dan anak?

Untuk anak-anak dengan adanya kekebalan tubuh yang sangat lemah maka akan mudah terserang penyakit kulit herpes jika dibanding dengan anak-anak yang sistem kekebalan tubuh yang sangat baik. Namun ada faktor cuca maka dondisi seorang bayi akan turun dertais dan menyebabkannya terserang penyakit cacar air. Kurangnya mengonsumsi vitamin C dan kurangnya imun yang hilang.

Maka penularan penyakit herpes pada bayi dan pastinya anak biasanya akan penularan intrapartum, jika virus neonatus yang sudah tersebar pada hari pertama setelah melahirkan. Tidak hanya itu penyebaran bisa melalui oral, dimana jika penderita melakukan hubungan kontak seks secara bebas dengan bersentuhan kaki dengan kaki. muka dan mencium bayi tersebut. Untuk penularan penyakit herpes pada bayi dan anak yaitu pasca melahirkan.

Jika bayi yang baru lahir dan sudah tertular penyakit kulit dan kemungkinan besar akan terinfeksi kulit, dan infeksi dibagian saluran sistem atau herpes keduanya dengan bersamaan. Herpes sistematik sangat berbahya sekali dan bisa mengakibatkan banyak sekali permasalah penyakit pada bayi yang sudah terinfeksi virus dan biasanya akan menyerang bagian pernapasan, dan akan mengakibatkan kejang dan juga bisa mengakibatkan kerusakan pada bagian otak.

Jika ibu yang sedang terkena virus herpes, maka kemungkinan besar bayi yang dikandungnya akan terinfeksi virus tersebut. Jika ibu yang sedang mengandung bayi makan akan mudah terinfeksi virus yaitu ibu hamil dengan kekebalan tubuh yang sangat lemah. Jika herpes ini sudah menyerang ke bagian alat vital ibu, maka kondisi tersebut harus segera diperiksa ke pada dokter terdekat, sebelum semakin parah dan sulit untuk disembuhkan.

Namun kondisi itu tidak segera ditangani, ketika pada saat bayi lahir dan bersentuhan kulit dengan kulit atau dengan alat vital maka seorang ibu akan tertular penyakit kulit tersebut. Biasanya seroang ibu sudah terkena virus ini maka beresiko kondisi janin akan mengalami keguguran, sebab janin pada masa ini tidak kuat untuk menahan penyakit ini.

Untuk penyakit herpes pada bayi dan anak akan disebabkan oleh virus yang bisa menembus bagin kulit yang sudah terluka. Muncul adanya darah dan lecet pada bagian tubuh yang sudah terkena virus. Herpes simpleks atau juga HSV juga bisa mengakibatkan penyebab utamanya terkena penyakit kulit.

Jika herpes simpleks virus atau yang disebut dengan HSV juga bisa menyerang kepada bayi dan akan menyebabkan infeksi pada bayi dan juga anak-anak. Kalau sudah terserang penyakit herpes bisa juga mempengaruhi bagian organ-oragan terpenting dan bahkan bisa kebagian alat vital pada bayi seperti :

  • Paru-paru, akan menyebabkan bai menjadi susah bernafas dan bisa mengakibatkan gangguan pada ginjal.
  • Syaraf, menyebabkan hipotermia, kejang dan juga mengakibatkan kematian.
  • Hati dan Jantung, menyebabkan warna menjadi kuning dan bisa terjadi kebagian kulit dan mata bayi, untuk jantung bisa mengakibatkan denyut jantung melemah.

Virus dan bakteri herpes dibagi menjadi dua jenis yaitu herpes simpleks 1 maupun HSV1 dan juga herpes simplkes 2 atau HSV2. Untuk tipe ini ditandai dengan adanya bentuk luka di sekitar bagian mulut. Lalu untuk HSV2 atau yang sering kita sebut dengan herpes kelamin merupakan bentuk penyait yang intensif, jika sudah ditemukan dibagian alat kelamin.

Namun penyakit kulit herpes dikarenakan virus simpleks bibir dan mulut dan gambarnya juga sangat khas. Dibagian bibir muncul bintik-bintik yang ukurannya seperti kepala jarum pentul yang berwarna merah dan sifatnya juga berkelompok.

Penyakit kulit herpes pada bayi dan anak-anak yang sudah dibawah sejak ia lahir juga akan mengalami permasalahan yaitu kesulitan untuk disembuhkan. Maka dari itulah untuk para orang tua harus mengenali sejak dini gejala herpes atau cacar air, dan bisa langsung segera ditangani dan bisa dibantu untuk pencegahannya virus herpes pada orang terdekat.

Apa gejala dan tanda-tanda penyakit herpes pada bayi dan anak-anak?

Penyakit herpes pada bayi dan anak-anak yang ada pada bagian bibir ataupun mulut yang bisa muncul bintik-bintik yang berwarna kuning dan bening dan dalamnya berisi dengan air, lama-kelamaan menjadi nanah, hidupnya bergerombol. Muncul lenting bintil-bintil pada perbatasan selaput merah pada area bibir dan kulit, serta akan berwarna merah-kemarahan. Jika penyakit herpes ini sudah masuk kedalam tubuh maka akan muncul gejala seperti rasa tidak enak badan, nyeri dan kepala pusing.

Gejala umum yang terjadi pada bayi dan anak-anakyaitu adanya bintik merah disertai dengan rasa gatal dan akan dirasakan semua badan. Selain itu gejala yang lainnya yaitu sakit perut, demam dan diare yang berkepanjangan. Memang penyakit kulit herpes sangat mudah menular, terkadang penularannya melalui berbagai cara yaitu dengan kontak hubungan seks langsung dengan bagian tubuh yang terkena penyakit atau virus ini, atau juga bisa dengan menggunakan pakaian, cairan, air liur maupun bisa bersentuhan kulit dengan kulit.

Herpes pada bayi 8-10 bulan

Adanya ciri-ciri maupun gejala penyakit herpes pada bayi yang ukuranya 8-10 bulan dan bahkan sampai 1 tahun dan akan dikenali dengan adanya benjolan kecil yang bentuknya bulat dan berkelompok serta adanya cairan bening. Jika kondisi ini sampai dibiarkan maka bintik-bintik itu akan pecah lalu menjadi luka bakar atau yang disebut dengan koreng.

Memang penyakit ini disebabkan oleh adanya virus herpes simpleks maka akan menyebabkan adanya infeksi herpes zoster yaitu herpes yang bisa disebabkan oleh virus varicella zoser dan mudah sekali menular, jadi alangkah baiknya segera periksakan ke dokter.

Memang virus ini bisa ditularkan melalui kontak langsung dengan orang sudah terinfeksi virus herpes. Gejal herpes pada bayi 8-10 bulan bahkan 1 tahun yaitu adanya demam tinggi, kemerahan pada bagian kulit, muncul bercak, munculnya bintik-bintik lenting yang berisi cairan keruh dan lama kemudian menjadi nanah lalu memecah menjadi luka.

Gejala yang mungkin muncul dari cirus herpes ini yaitu adanya gangguan yang terjadi pada bagian perus seperti masalah kolik dan bayi akan menjadi lebih rewel, ini diakibatkan adanya rasa nyeri, sakit dan panas dibagian lentingan yang sudah muncul.

Maka penangannya penyakit herpes pada bayi dan anak-anak tidak sembarangan. Anda bisa memberikan obat seperti antivirus yang akan sesuai dengan berat badan bayi. Anda juga bisa memeberikan suplemen seperti vitamin C dan antibodi. Juga bisa diberikan salep antibiotik yang bisa oleskan kebagian lenting. Juga bisa untuk pereda demam paracetamol yang berfungsi untuk mengurangi nyeri dan demam pada bayi.

Maka sebaiknya lakukan konsultasikan kepada dokter masalah permasalahan penyakit herpes pada bayi dan anak-anak, jangan sampai penyakit ini disepelekan sebab bisa menjadi komplikasi yang disebabkan oleh penyakit herpes ini.

Untuk solusinya cara untuk mencegah penyakit herpes pada bayi dan anak-anak yaitu silahkan berikan makanan dan gizi yang seimbang, istirahat yang cukup, pemeberian ASI yang cukup dan air putih. Usahakan Anda tidak melakukan kontak langsung dengan bayi dengan orang yang dicurigai terkena penyakit herpes atau virus herpes.

Naum dokter juga bisa memberikan obat-obatan antvirus seperti Acyclovir untuk melancarkan pembuluh darah. Selain itu. juga bisa berikan obat-obatan kejang atau shock, infeksi mata dan juga menggunakan salep trifluridin, salep Idoksuridin atau obat tetes mata. Jika sudah seperti ini maka bayi dan anak-anak akan terhindar dari penyakit kulit herpes.

Apa penyebab dan faktor resiko herpes?

Penyebab yang paling utama dari penyakit herpes pada bayi dan anak-anak yaitu herpes simpleks, virus juga bisa menyerang bayi yang baru lahir melalui berbagai cara, yaitu sebagai berikut ini :

  • Jalan lahir, Biasanya cara ini merupakan paling sering terjadi.
  • Baru melahirkan bayi langsung dicum atau kontak.
  • Orang yang dicuragai dengan adanya infeksi atau riwayat hidupnya.

Apakah ada cara cepat mengatasi penyakit herpes pada bayi dan anak-anak?

Untuk anak yang mengalami gejala-gejala maupun adanya tanda penyakit herpes seperti di atas, maka sebaiknya lakukan pengobatan dan pencegahan untuk membantu meringankan gejala herpes supaya tidak cepat menular ke bagoan organ tubuh lainnya. Dibawah ini merupakan beberapa cara untuk mengatasi penyakit herpes pada bayi dan anak-anak.

  1. Menggunakan Alkohol, Silahkan Anda lakukan pembersihan luka dengan menggunakan alkohol ketika Anda sudah mengira bahwa Anda kedatangan penyakit herpes. Sebaiknya lakukan pencegahan penularan yaitu dengan cara membersihkan luka yang diakibatkan oleh virus. Jika menggunakan alkohol maka bayi dan anak-anak akan menjadi mengnis sebab alkohol bersifat panas, namun ini hanya sementara saja. Lalu siapkan kapa, oleskan pada bagian yang terinfeksi lalu gosokan kebagaian tubuh yang terkena herpes. Bisa Anda lakukan penekanan supaya lepuhan ini pecah namun jangan keras-keras, lakukan ini secara rutin. Tujuan ini supaya kuman-kuman mati, dan membersihkan luka dengan alkohol tidak akan meninggalkan bekas.
  2. Pemberian antiseptik, Jika sudah diberikan alkohol lalu gunakan antiseptik atau juga disebut dengan obat merah pada bagian tubuh luka. Usahakan pada saat mengoleskan antiseptik jangan sampai ujung botol tidak usah menempel pada luka herpes, hal ini dikarenakan supaya tidak menular ke orang lain. Jika setalah Anda memberikan antiseptik jangan sampai Anda memandikan bayi dan anak-anak sebab bisa menjadikan efek jera yang berbahaya.
  3. Gunakan obat herbal, Untuk cara mengatasinya dengan menggunakan obat herbal herpes dimana herbal ini berfungsi untuk membantu mengatasi permasalahan luka akibat herpes. Adapun obat alami herpes yang dimaksud yaitu obat tradisional yang digunakan untuk mengobati herpes bayi dan anak-anak. Bisa Anda dapatkan di apotik herbal terdekat yaitu obat herbal herpes yang untuk menyembuhakan gatal. Penggunaan obat herbal ini untuk menangani anak dan bayi yang kulitnya tidak normal.
  4. Parasetamol, Bisa Anda gunakan parasetamol untuk menjaga kekebalan tubuh yang Anda sudah lemah. Jika sudah muncul luka maka akan mengalami gejala panas dingin, dan bisa Anda memberikan obat paracetamol untuk mengurangi panas dingin. Jika bayi dan anak-anak mengalami suhu tubuh yang tinggi sebaiknya gunakan obat herpes parasetamol dan memberikan dosis setengan tablet pada satu kali minum.
  5. Gunakan salep Acyclovir, bisa Anda berikan salep di apotik ini untuk mengatasi penyakit herpes pada bayi dan anak-anak yaitu dengan memberikan salep resep dokter ini supaya cepat sempuh. Salep obat ini yaitu obat luar yang bisa diguanakn untuk menangnai penyakit herpes, dan ia memiliki fungsi untuk mengobati luka herpes, bisa Anda lakukan pemberian salep ini dengan setiap 4 jam sekali untuk luka herpes segera mengering dan tidak menular kekulit yang lainnya. Selain itu karena herpes bisa ditularkan dari ibu ke bayi yang baru lahir, usahakan sebelum melahirkan konsultasikan terlebih dahulu ke dokter untuk meminta obat untuk mencegah munculnya penyakit tersebut.

Apa salep herpes untuk bayi dan anak-anak?

Namun kebanyakan orang penyakit herpes pada bayi dan anak-anak sering sekali disepelekan dan dianggap penyakit yang biasa saja. Maka harus segera mendapatkan pengamanan dengan menggunakan obat alami herpes atau dompo. Sebab jika tidak segera diobati akan menyebabkan kondisi serius seperti gangguan pada syaraf bahkan dapat menyebabkan kebuataan dan jika virus ini mengatasi pada sekitar bagian mata.

Penyakit yang menyerang pada bayi dan anak-anak ada dua macam yaitu simpleks dan herpes zoster. Penanganan yang paling cepat yaitu dengan menggunakan salep herpes untuk bayi dan anak-anak bisa sangat membantu sekali untuk mencegah kondisi tidak semakin buruk.

Maka dari itu jika bayi dan anak-anak yang sudah terkena penyakit herpes segera lakukan konsultasi dengan dokter sepesialis penyakit kulit anak dan bayi. Jika tidak, gunakan salep herpes untuk bayi yang alami bisa menggunakan jelly gamat. Salep ini diformulasikan dengan menggunakan ekstrak teripang emas yang memiliki kahsiat ampuh dan sangat aman sekali untuk dipakai bayi dan anak-anak.