Home / Artikel Herpes / Nama salep paling ampuh untuk penyakit herpes

Nama salep paling ampuh untuk penyakit herpes

Salah satu macam penyakit kulit yang lazim menyerang yakni herpes, tapi kadang kala|kadang-kadang sesekali banyak orang yang beranggapan sedang mengalami penyakit herpes walaupun tidak, sehingga sebelum anda memastikan untuk menggunakan nama salep paling ampuh untuk penyakit herpes untuk menyembuhkan penyakit kulit yang diderita anda, maka anda semestinya mengetahui khususnya penyakit kulit apa yang sedang anda alami.

Memang tidak bisa dipungkiri, herpes dengan penyakit kulit lainnya mempunyai persamaan, melainkan tentunya antara penyakit herpes dengan penyakit kulit lainnya memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga sistem penanganan dan pengobatannya bahkan akan berbeda.

Penyakit herpes sendiri memiliki tipe, yaitu herpes simplex atau herpes bibir dan herpes kelamin, serta herpes zoster atau herpes kulit. Berbeda macam dan herpes tentunya akan berbeda juga metode penanganan, pengobatan, serta variasi obat pada masing-masing jenis herpes. Sebab masing-masing jenis herpes mempunyai penyebab virus yang berbeda, maka sebelum anda mengetahui salep herpes apa yang bisa dipakai, maka berikut ini beberapa pengertian seputar herpes yang perlu anda kenal:

Herpes simplek atau herpes bibir dan kelamin

Herpes simplek umumnya menyerang bagian bibir dan sekitar kelamin, sehingga sering kali disebut dengan herpes bibir atau herpes kelamin. Penyebab munculnya herpes simplek merupakan disebabkan oleh virus HSV-1 dam HSV-2.

HSV-1 merupakan virus penyebab herpes oral (labialis) atau bibir, dimana biasanya akan timbul pada area sekitar mulut. Walaupun HSV-2 yakni virus penyebab herpes genital atau kelamin, dimana biasanya menyerang bagian alat kelamin atau dubur. Namun herpes gential juga bisa menyerang bagian tubuh lain, dimana biasanya virus ini bermanifestasi di bagian bawah pinggang.

Gejala herpes simplek umumnya ditandai dengan munculnya lecet pada bagian sekitar bibir, dubur atau alat kelamin. Dimana selaput atau kulit yang berlendir karena terkoyak dampaknya lecet akan rentan terkena virus atau bakteri penyebab herpes. Tetapi sesekali beberapa orang gejala herpes simplek tidak terasa sebelum terinfeksi virus, karena penderita cuma akan merasakan gejala primer setelah terinfeksi herpes simplek.

Kadang beberapa hari sebelumnya atau 4 hingga 7 hari saat virus herpes mulai menyerang tidak dirasakan oleh penderita, sehingga apabila seseorang tidak mengalami gejala primer herpes simplek maka umumnya akan mengalami penyakit yang lebih parah, dimana gejala utamanya bisa berlangsung hingga 20 hari.

Nama salep paling ampuh untuk penyakit herpes

Gejala utama herpes simplek yakni:

  • Demam tinggi hingga beberapa hari bahkan malahan bisa hingga 1 minggu, ini merupakan awal dari infeksi virus yang mulai menyerang.
  • Lepuhan merah atau luka yang menimbulkan rasa sakit apabila disentuh, umumnya terjadi di bagian sekitar mulut, paha, bokong, rektum dan sekitar kelamin. Namun jangan cemas, bila anda telah sembuh dari serangan penyakit herpes simplek maka luka tidak akan membekas permanen.
  • Sering mengalami pegal dan nyeri, sehingga mengakibatkan rasa ketidaknyamanan dan kegelisahan.
    Pada gejala herpes gential, umumnya penderita akan mengalami rasa nyeri ketika sedang kencing, bahkan pada wanita akan menimbulkan cairan encer yang berasal dari saluran reproduksi yang beraroma busuk.
  • Bahayanya merupakan, jika anda terkena virus herpes maka virus hal yang demikian akan terus bersama anda selamanya, sehingga apabila sembuh pada awal terinfeksi virus, maka bisa jadi sewaktu-waktu anda akan terserang kembali. Pada virus HSV-1 maka frekuensi kekambuhan akan lebih cepat dibandingkan dengan virus HSV-2, maka berhati-hatilah apabila anda terserang penyakit herpes.
  • Namun jangan cemas, umumnya suatu penyakit yang terulang kembali tidak lebih parah dari sebelumnya, karena tubuh tentunya sudah membangun sistem kekebalan tubuh untuk mengatasi serangan virus tersebut. Sehingga penyakit herpes yang akan menyerang kembali tidak semacam itu sakit serta tidak akan menimbulkan malaise dan demam.

Herpes zoster atau kulit

Herpes zoster merupakan herpes yang menyerang pada kulit manusia, dimana penyebab munculnya penyakit ini yaitu virus HHV3 atau juga dikenal dengan virus varicella zoster atau VZV. Gejala biasal dari herpes zoster bisanya ditandai dengan munculnya lepuhan yang terbatas pada sisi tubuh tertentu.

Dan seseorang tidak akan mengalami herpes zoster tepat sesudah terinfeksi virus pada pertama kalinya. Maksudnya adalah, jika seseorang terinfeksi virus VZV maka yang pertama timbul yaitu cacar air, dan kemudian setelah penderita sembuh maka selanjutnya virus akan bersarang di sumsum tulang belakang dan otak dalam keadaan dorman atau tidur diam, kemudian setelah beberapa waktu jangka panjang (mungkin puluhan tahun), kemudian virus tersebut akan bisa aktif kembali dengan menelusuri saraf yang menuju bagian kulit tertentu, sehingga munculah gejala penyakit herpes zoster.

Gejala awal herpes zoster umumnya ditandai dengan demam, sakit kepala, lemas dan rasa tidak nyaman dalam beberapa hari. Sebab herpes zoster aktif dengan menelusuri bagian saraf menuju kulit tertentu maka bagian kulit yang dilewati akan merasakan sakit, malahan kadang-kadang beberapa saraf yang letaknya berdekatan akan ikut serta terpengaruh. Rasa nyeri yang umumnya dirasakan yaitu pada bagian perut, dada, wajah dan mata. Namun herpes zoster tidak akan menyerang kedua sisi tubuh, misalnya bila menyerang pipi kanan maka bagian pipi kiri tidak akan terserang.

Rasa nyeri yang ditimbulkan oleh herpes zoster akan berbeda pada setiap orang, misalnya| ada yang merasakan nyeri ringan, sebagian orang merasakan seperti ditusuk jarum dan yang lainnya akan merasakan nyeri yang berdenyut konstan, terbakar atau bahkan merasa ada yang menggerogoti bagian kulit. Dengan demikian maka rasa sakit yang ditimbulkan oleh penyakit herpes akan menyebabkan rasa sensitif sakit ketika di sentuh.

Setelah muncul rasa nyeri maka tahap selanjutnya yaitu timbul ruam yang disertai dengan rasa gatal pada bagian kulit yang terinfeksi VZV. Sehingga salep herpes zosetr betul-betul dibutuhkan pada fase ini. Sebab setelah tahap ini maka beberapa hari kemudian akan timbul kondisi kulit yang disebut dengan vesikel, dimana terdapat cairan yang berwarna bening dan lambat laun akan berubah menjadi keruh dan gelap, dan hal ini akan dirasakan hingga 10 hari.

Untuk ciri lepuhan, seluruh tipe herpes mempunyai ciri lepuhan yang sama, dimana akan timbul vesikel atau cairan yang keruh dan gelap di sekitar kulit yang terinfeksi virus herpes. Perbedaannya yaitu jika pada herpes simplek tahap pertama adalah muncul penyakit herpes sedangkan pada herpes zoster akan dimulai dengan cacar air dan puluhan tahun kemudian akan timbul penyakit herpes.

Sehingga jika anda sudah mengalami atau merasakan gejala herpes maka segeralah memakai salep herpes supaya tidak menyerang dalam waktu yang lama. Sayangnya tidak ada salep herpes zoster yang benar-benar memangkas perjalanan penyakit, tetapi meminimalisir serang dengan beberapa cara yaitu:

Vaksinasi betul-betul dibutuhkan sebab secara siginfikan vaksinasi dapat mengurangi seseorang berkemungkinan menderita herpes zoster, tetapi kekebalan vaksinasi terhadap penyakit herpes tidak dijamin 100%.

Sehingga perlu deteksi dini, tetapi hal ini susah dilakukan, karena pada umumnya penyakit herpes mirip dengan penyakit kulit lainnya. Dan jika penderita beruntung maka deteksi dini penyakit herpes akan bisa diatasi dengan obat antivrus herpes supaya tidak mengalami kemungkinan komplikasi.

Pada umunya, penyakit herpes akan dikenal sesudah stadium lanjut, sehingga akan menimbulkan rasa sakit yang sangat hebat. Sehingga obat penghilang rasa sakit benar-benar diperlukan untuk menghindari kemungkinan buruk yang akan terjadi. Sehingga berikut ini beberapa obat penghilang rasa sakit yang bisa dikasih untuk mengatasi penyakit herpes:

Lidocaine, adalah sejenis obat mati rasa yang dapat digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri akibat herpes. Lidocaine umumnya berbentuk semprot atau gel, dan dapat ditemukan di apotik. seperti juga yang dianjurkan untuk melindungi daerah yang terinfeksi herpes.

Jika rasa sakit yang dirasakan begitu parah, hingga mengakibatkan kejang-kejang maka pemberian antikonvulsan sangat diperlukan. Salah satu obat yang dapat mengatasi hal ini adalah gabapentin atau neurontin, namun atas petunjuk resep dokter.

Dan jika rasa sakit yang dirasakan hingga jangka panjang, maka akan memberi pengaruh kesehatan mental penderita, sehingga antidepersan benar-benar dibutuhkan untuk mengatasi hal ini. obat antidepresan yang dapat digunakan untuk menanggulangi rasa nyeri penyakit herpes yaitu amitriptyline dan atas resep dokter.
Pada gejala infeksi sekunder maka antibioteik dianjurkan untuk mengatasi pelebaran infeksi, obat yang dapat dugunakan yaitu eritromisin atau flukloksasilin.

Penggunaan obat penghilang rasa sakit bukanlah strategi jangka panjang untuk menghilangkan penyakit herpes, sebab penggunaan obat-obat tersebut hanya menghilangkan gejala herpes bukan penyakit herpesnya. Sehingga anda membutuhkan obat lainnya yang bisa menghilangkan penyakit herpes dalam waktu yang cepat.Nama salep paling ampuh untuk penyakit herpes.

Nama salep paling ampuh untuk penyakit herpes

Banyak sekalo orang penderita penyakit herpes mengobati dan menyembuhkan penyakit ini dengan menggunakan bantuan obat resep dokter ataupun bisa membeli obat apotik umum K24 yang ada dikota Anda, namun jika Anda tahu bahwa penggunaan obat apotik kimia farma sangat berbahaya sekali ditahun 2013 badan kesehatan dunia mengatakan bahwa obat resep dokter dan salep herpes di apotik bisa menimbulkan efek samping. Berikut ini beberapa salep herpes yang ampuh menyembuhkan penyakit herpes, yang Anda bisa manfaatkan untuk menangani penyakit herpes kulit, simak ulasan dibawah ini :

Salep herpes zovirax cream

Zovirax cream merupakan salep yang dipakai untuk mengobati herpes zoster, herpes simplek, herpes genital dan cacar air. Dimana kandungan dari zovirax cream mempunyai kandungan acyclovir yang digunakan sebagai antivirus.

Zovirax cream diproduksi oleh Glaxo Smithkline, yang dijual dengan {sebagian|beberapa} kemasan, yaitu:

  • Zovirax cream tube dangan berat bersih 2 gram dan 5 gram
  • Zovirax tablet dengan berat bersih 200 mg, dengan 2 varian merupakan zovirax ophthalmic ointment dan zpvirax in infus intravena

Walaupun zovirax cream sebagai salep herpes mengandung 5% Acyclovir, dimana kegunaan obat ini adalah sebagai antivirus yang dipakai untuk bisa mengobati infeksi verus penyebab herpes zoster, herpes genital, herpes simplek dan cacar air. Cara kerja zovirax cream adalah dengan menghambat sintesa replikasi dan DNA virus dalam penyebaran infeksi. Selain itu indikasi zovirax cream juga bisa dipakai untuk:

  • Mengobati episode awal atau gejala awal ketika timbul penyakit herpes zoster, herpes genital, herpes simplek.
  • Bisa digunakan untuk mengobati cacar pengaruhnya herpes zoster atau varicella.
  • Untuk terapi dalam mencegah atau profilaksis terhadap kambuhnya herpes simplek pada penderita immune compromised.

Kontra indikasi zovirax yaitu jangan dipakai kepada penderita yang mengalami rekasi hipersensitivias terhadap penggunaan valasiclovir dan acyclovir.

Efek samping zovirax cream yang umumnya terjadi yaitu rasa terbakar atau tersengat, kulit menjadi kering, bersisik dan gatal. Untuk pemakaian zovirax cream pada wanita hamil, FDA atau badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat mengklasifikasikan acyclovir dalam kategori kelompok B, dan dengan penjelasan:

  • Penelitian yang dikerjakan pada reproduksi binatang, pemakaian zovirax cream tidak menunjukkan resiko terhadap janin bayi dalam kandungan. Dan dengan tidak ada studi yang terkendali dan memadai dengan baik kepada wanita hamil.
  • Penelitian yang dikerjakan pada reproduksi binatang, pemakaian zovirax cream tidak menunjukkan resiko terhadap janin bayi dalam kandungan. Dan dengan tidak ada studi yang terkendali dan memadai dengan baik kepada wanita hamil.
  • Dan ikhtisarnya yaitu salep herpes zovirax aman dipakai oleh wanita hamil, tetapi atas resep yang direkomendasikan oleh dokter.

Interaksi zovirax cream yang dipakai secara topikal belum deketahui mempunyai interaki dengan obat lain, namun jikalau dignakan secara sistemati maka akan terjadi ientraksi, sebagai berikut:

  • Obat macam nefrotoksik bisa meningkatkan terjadinya gangguan pada ginjal dan potensi terjadinya efek samping terhadap sistem} sayaraf pusat
  • Kandungan Probenesid bisa menurunkan ekskresi acyclovir, sehingga bisa meningkatkan konsentrasi dalam plasma.
  • Obat macam siklosporin bisa meningkatkan efek nefrotoksisitas
  • Dan mikrofenolat bisa meningkatkan kadar acyclovir dalam plasma

Zovirax Ointment

Zovirax ointment berbeda dengan zovirak cream, sebab zovirax ointment berbentuk tablet dengan sistem penggunaan diminum. zovirax ointment dipakai untuk mengobati penyakit herpes zoster, herpes simplek, herpes genital dan cacar. Dengan berat bersih 200 mg, zovirax ointment mengandung acyclovir yang berguna sebagai antivirus untuk menghentikan perkembangbiakan virus herpes yang menyerang.

Diproduksi oleh pabrik Galaxo Smithkline, zovirax ointment dikemas dengan kemasan dos 5×5 tablet dengan berat bersih 200 mg. Untuk efek samping zovirax ointment, umumnya penderita yang tidak pantas dengan jenis obat ini akan mengalami gangguan saluran pencernaan seperti mual, sakit perut, diare dan muntah.

Efek samping lain dari zovirax ointment yaitu, pusing, halusinasi, sakit kepala, mengantuk, hepatitis, angiodema, pruritis, ruam pada kulit, dyspnoea, peningkatan bilir ubin dan peningkatan enzim hati. Meskipun untuk efek samping yang jarang dirasakan pemakai yaitu; kadar trombosit menjadi rendah serta gangguan pada ginjal.

Dengan begitu maka penggunaan zovirax ointment seharusnya dengan metode yang benar, yaitu dengan cara mengkonsumsi setelah makan supaya dapat mengurangi efek kepada saluran pencernaan, jikalau ibu hamil atau menyusui maka sebaiknya atas izin dokter. Sebab zovirax ointment dapat menyebabkan gangguan ginjal, maka sebaiknya dalam mengkonsumsi zovirax ointment diimbangi dengan minum air putih yang banyak.

Dosis penggunaan zovirax ointment, yaitu:

  • Dosis untuk herpes simpleks yaitu anak-anak dan dewasa lebih dari 2 tahun 5 x 200 mg per hari (4 jam sekali), selama 5 hari. Sedangkan untuk anak dibawah 2 tahun maka dosis pemakaian zovirax ointment ½ dari dosis dewasa.
  • Dosis untuk herpes simplek pada penderita immune compromised yaitu; 4 x 200 mg per hari (6 jam sekali)
  • Dosis untuk profilaksis herpes simplek pada penderita gangguan metode imun yaitu; dewasa dan anak-anak lebih dari 2 tahun 4 x 200 mg per hari (6 jam sekali)

Dosis untuk pengobatan cacar varicella dan herpes zoster yaitu:

  • Dewasa 5 x 800 mg perhari selama 7 hari
  • Anak-anak kurang dari 2 tahun 4 x 200 mgDosis untuk pengobatan cacar varicella dan herpes zoster yaitu}: Dewasa 5 x 800 mg perhari selama 7 hari
  • Anak -anak kurang dari 2 tahun 4 x 200 mg per hari
  • Anak-anak 2-5 tahun 4 x 400 mg per hari
  • Anak-anak lebih dari 9 tahun 4 x 800 mg per hari per hari
  • Anak-anak 2-5 tahun 4 x 400 mg per hari
  • Anak-anak lebih dari 9 tahun 4 x 800 mg per hari

Acyclovir

Acyclovir yaitu obat herpes yang berbentuk salep atau krim, kapsul, bubuk, dan larutan untuk mengobati infeksi virus pengaruh herpes, seperti; herpes simplek dan herpes zoster yang terjadi di sekitar wajah. Kandungan dalam acyclover yaitu sebagai zat antivirus yang sangat aktif secara in vitro dalam melawan virus HSV atau penyebab penyakit herpes simplek baik jenis HSV-1 ataupun HSV-2. Acyclover juga dapat melawan virus VZV atau virus penyebab penyakit herpes zoster.

Acyclovir akan terfosforilasi untuk menyusun senyawa aktif Acyclober trisfosfate, dan proses ini tergantung pada enzim viral-coded thymidine kinase yang akan berperan sebagai inhbitor dan subtstrat palsu bagi herpes specified DNA polymerase untuk mencegah sintesa DNA virus tanpa dengan mempengaruhi cara kerja sintesis DNA sel norlam.

Nama salep paling ampuh untuk penyakit herpes yaitu Acyclovir juga dapat digunakan untuk meredakan rasa saikt akibat herpes, serta bisa mempercepat penyembuhan luka herpes. Nukleosida purin pada acyclovir akan bekerja dengan menghambat perkembangan dan pertumbuhan virus, dengan demikian itu tubuh akan menjadi efektif dalam melawan infeksi virus. Namun tentunya Acyclovir tidak bisa menyembuhkan penyakit, tetapi hanya mencegah penyebaran penyakit, atau artinya tidak bisa mencegah peyakit untuk tidak kumat lagi.

Kegunaan acyclover yaitu:

  • Aclovir merupakan salep herpes 5% dan digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh herpes simplek
  • Mengobati membran mukosa yang termasuk herpes genital baik masa permulaan maupun saat kambuh
    untuk mengobati infeksi herpes zoster
    sebagai pencegahan infeksi herpes simplek pada penderita immoun compromised
  • Dan untuk Acyclover salep herpes 3% digunakan untuk mengobati keratitis dampak herpes simplek

Kontradiksi Acyclovir akan diraskana pada:

  • Orang yang memilki riwayat hipersentitiv atau alergi terhadap macam obat acyclovir
  • Orang yang mempunyai riwayat hipersentitiv {terhadap|kepada} valacyclover

Untuk dosis {penerapan|penggunaan|pemakaian|pengaplikasian} Acyclovir yaitu:

  • Acyclovir salep kulit 5%, dioleskan pada kulit yang terinfeksi virus dengan dosis 1 cm salep sebanyak 5 hingga 7 olesan, selama 5 hingga 10 hari untuk anak-anak dan dewasa.
  • Acyclover salep kulit 3%, dioleskan pada kulit yang terinfeksi virus dengan dosis 1 cm salep sebanyak 5 kali dalam waktu 7 hari atau bisa dilanjutkan hingga 3 hari supaya sembuh sempurna. Ini dosis untuk anak-anak dan dewasa.
  • Acyclovir yang dikonsumsi dianjurkan untuk mengkonsumsi per harinya sekitar 200 mg hingga 800 mg per harinya selama 5 hingga} 21 hari atas rekomendasi dokter, dan dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih.
  • Untuk Acyclovir yang dikonsumsi bisa dipakai oleh pasien yang sedang menjalani kemoterapi dan steroid. Namun tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Sistem menggunakan Acyclovir yaitu, sebelum anda mengoleskan pada kulit yang terinfeksi, direkomendasikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir supaya tidak ada bakteri yang akan mengenai luka. Dan jangan lupa untuk membersihkan darah pada luka dengan bersih. Dianjurkan juga memakai sarung tangan karet saat akan mengolesi supaya tidak terjadi penyebaran infeksi ke tempat lain.

Oleskan obat secara pelan hingga menutupi tempat yang terinfeksi, dan jangan lupa cuci tangan kembali dengan sabun dan air mengalir supaya infeksi virus tidak akan menyebar ke bagian kulit lainnya. Padaha efek samping penggunaan Acyclovir hanya menimbulkan efek samping ringan pada lokasi pemakain yaitu:

  • Pemakaian Acyclovir salep kulit akan menjadikan kulit menjadi kering dan terkelupas, gatal, nyeri dan terbakar.
  • Penggunaan Acyclovir yang dikonsumsi akan menyebabkan sakit kepala, pusing, perut kembung, diare dan sakit perut
  • Untuk efek samping serius bisa menyebabkan halusinasi, gelisah, memar, pembengkakan dan produksi air seni menurun.

Acyclover bukan obat penyembuh herpes namun hanya untuk menghilangkan luka herpes, karena apabila anda telah sembuh karenanya sewaktu-waktu anda bisa terserang kembali. Jangan lakukan kontak atau sentuhan seketika luka herpes pada orang lain, karena dapat menular.

Acyclovir hanya digunakan pada kulit saja, dan tidak direkomendasikan untuk salep mata, hidung dan mulut. Dan jika bagian-bagian tersebut terkena salep, maka segeralah dicuci. Bahan-bahan yang terkandung dalam Acyclovir membahayakan jika ditelan, sehingga hati-hati ketika pemakaian, hindari terhadap jangkuan anak-anak. Sehingga penggunaan pada anak-anak seharusnya dipantau dan atas petunjuk dokter

Perhatian! Acyclover tidak diperbolehkan untuk pencegahan infeksi yang belum terjadi, namun hanya digunakan terjadi infeksi. Dan tidak dipakai pada ibu hamil dan menyusui. Jika dalam 1 minggu pemakaian salep herpes Acyclovir tidak menyembuhkan penyakit herpes atau menimbulkan efek samping maka hentikanlah pemakaian dan konsultasi pada dokter.

Nama salep paling ampuh untuk penyakit herpes

Docosanol : Salep Herpes di Apotek

Docosanol merupakan salep yang diterapkan untuk mengobati luka lepuh / luka dingin yang disebut herpes labialis. Kegunaan docosanol adalah untuk mempercepat penyembuhan luka dan gejala penurunan akibat herpes seperti kesemutan, terbakar, gatal den nyeri.

Sistem kerja docosanol yaitu dengan menghentikan aktifitas virus yang menyebabkan luka dingin atau herpes simplek dengan cara masuk dalam sel-sel kulit. Tetapi obat ini tidak bisa menyembuhkan herpes secara keseluruhan, karena sewaktu-waktu herpes akan timbul kembali. Docosanol juga tidak bisa mencegah penularan herpes pada orang lain, sehingga hindari kontak langsung penyakit herpes dengan orang lain.

Docosanol juga tidak bisa diterapkan untuk mengobati sariawan atau penyakit mulut lainnya, sehingga obat docosanol hanya bisa dipakai di daerah lain seperti wajah dan sekitar alat kelamin tidak dapat dibuat obat untuk herpes genital).

Penggunaan docosanol seharusnya sesuai dengan peraturan dan gunakan yang tertera pada kemasan, atau atas rekomendasi dokter. Penggunaan docosanol yaitu saat gejala awal herpes seperti, kesemutan, neyeri, merasa terbakar, benjolan dan kemerahan.

Cara pemakaian docosanol adalah dengan mengoleskan pada area yang gatal, kesemutan, kemerahan, bengkak dan nyeri dengan metode digosok lembut dan perlahan hingga menutupi area tersebut. Umumnya docosanol diterapkan 5 kali sehari atau setiap 4 jam sekali. Dan jangan lupa, cuci tangan setelah memakai docosanol supaya tidak menular pada bagian lain, serta jangan lupa gunakan sarung tangan atau alat bantu dikala mengoleskan pada bagian yang luka.

Apabila docosanol membahayakan kalau tertelan, sehingga tidak digunakan pada mulut atau hidung. Untuk ibu hamil dan menyusui sebaiknya atas izin dokter. Jika dalam penerapan docosanol mengalami efek samping maka hentikanlah pemakaian dan lantas periksakan pada dokter.

Seandainya anda alergi terhadap obat macam ini hindari pemakaian. Ingat! Sebelum pemakaian, bersihkan darah pada luka, supaya tidak mengalami iritasi. Hindari jangkauan pada anak-anak, dan bila akan digunakan anak-anak harus dengan pengawasan orang dewasa.

Blistex

Blisetex adalah salah satu jenis produk kecantikan yang digunakan pada bibir, sehingga blistex juga dapat digunakan untuk mengobati herpes simplek atau herpes bibir. Kandungan dari blistex sangat aman dipakai pada mulut, sehingga blistex sangat dianjurkan untuk mengobati herpes pada bibir atau mulut.

Blistex ini, dapat dipakai untuk lipstik pada bibir, sehingga jika digunakan untuk sehari-hari benar-benar aman dan tidak menyebabkan efek samping.

Bliztex memiliki beberapa varian yaitu:

  • Blistex Medicated Lip Blam SPF 15
    Dengan kandungan SPF 15, maka blistex medicated lip blam sangat sesuai untuk mengobati penyakit herpes, selain itu dengan obat herpes blistex ini akan membuat bibir kembali seperti semula. Harga blistex medicated lip blam SPF 15 yakni Rp. 89 ribu.
  • Masker bibir blistex
    Kandungan pada masker bibir blistex akan membantu untuk mengobati penyakit herpes, selain itu juga bisa diterapkan untuk pelembab bibir yang berguna untuk menyegarkan bibir, mengatasi bibir pecah-pecah, menuntaskan bibir hitam apabila tidak menggunakan lagi maka| bibir tidak kembali menghitam.
  • Blistex medicated lip ointment
    Dengan jenis bilstex ini akan membantu mengobati herpes bibir dengan cara bekerja dari dalam, karena kandungan dari blistex medicated lip ointment akan masuk lewat sel-sel bibir sehingga sanggup mencegah pertumbuhan virus penyebab herpes. Harga bilstex medicated lip ointment yaitu Rp. 85 ribu Selain itu blistek medicated lip ointment juga akan menghilangkan bekas herpes secara keseluruhan serta dapat juga dipakai untuk mengobati bibir pecah parah.
  • Blistex Resberry Lemonade blast SPF 15
    Kandungan pada bilstex resberry lemonade blas SPF 15 merupakan vitamin C dan E, sehingga akan membantu mempercepat penyembuhan herpes bibir. Selain itu bilstex tipe ini juga berfungsi sebagai anti oksidan sehingga bisa menghentikan pertumbuhan virus herpes yang menyerang bibir. Dengan blistex resberry lemonade blast SPF 15 juga akan membantu untuk menghilangkan bekas luka herpes secara keseluruhan pada bibir. Harga blistex reberry lemonade blast SPF 15 yaitu Rp. 89 ribu.
  • Blistex Deep Renewal Ant Aging
    Dengan kandungan SPF 15 berupa UVA dan UVB akan membantu menyembuhkan penyakit herpes pada bibir secara pesat. Selain dengan memakai blistex jenis ini juga akan melembabkan bibir, sehingga masalah bibir lainnya juga bisa diatasi. Harga blistex deep renewal anti aging yaitu Rp. 120 ribu.
  • Blistex Complete Moisture SPF 15
    100% original dengan mengandung SPF 15 yang bisa melembabkan bibir serta menyembuhkan luka pada bibir akibat herpes bibir. Selain itu, bibir pecah-pecah juga bisa dituntaskan dengan macam blistex ini. untuk harga blistex complete moisture SPF 15 yaitu Rp. 135 ribu.

SALEP HERPES YANG PALING AMPUH

Dengan beberapa varian macam blistex ini tentunya akan mempermudah anda untuk memilih salah satunya. Pemakaian blistex sebagai salep herpes bibir sangat dianjurkan, karena blistex adalah obat herpes berbasis lipstik, sehingga dapat mengobati herpes bibir, juga dapat dipakai untuk menyembuhkan problem bibir lainnya, seperti bibir pecah-pecah, bibir hitam dan bibir pucat.

Penerapan blistex untuk sehari-hari sangat aman dan tidak memberikan efek samping. Sehingga penggunaan blistex untuk mengobati penyakit herpes bibir sangat direkomendasikan. Tapi ingat! Blistex hanya mengobati herpes bibir sementara bukan permanen, karena virus herpes tetap ada dalam tubuh anda, dan sewaktu-waktu bisa kumat kembali untuk menyerang bibir anda. Melainkan jangan cemas karena bistex akan mengobati herpes bibir secara cepat serta bisa menghilangkan bekas luka herpes secara keseluruhan.

Ovirax cream : Salep herpes untuk bayi

Ovirax cream merupakan salah satu tipe salep herpes yang dipakai untuk mengobati herpes zoter dan herpes simplek. Kandungan pada ovirax yaitu Acyclovir yang digunakan untuk menghentikan perkembangbiakan virus herpes. Selain itu ovirax cream juga bisa dalam mencegah sintesa DNA virus tanpa memberi pengaruh sel normal.

Pemakaian ovirax cream tidak diizinkan|diperkenankan untuk penderita yang alergi Acyclovir dan propylene gycol. Sehingga dalam memakai ovirax cream seharusnya dengan petunjuk pada kemasan serta dengan rekomendasi dokter.

Efek samping ovirak cream yaitu kulit gatal, bersisik, melepuh, dan terbakar. Jika pemakaian ovirax cream menimbuklkan efek samping maka hentikan penggunaan dan segera periksakan pada dokter. Untuk pemakaian ovirax cream pada ibu hamil dan menyusui sebaiknya atas rekomendasi izin dokter, sehingga sebelum anda memakai ovirax cream karenanya konsultasi pada dokter.

Sistem memakai ovirax cream yaitu dengan mengoleskan pada bagian lebam dengan mengoleskan hingga menutupi luka secara perlahan. Sebaiknya menggunakan sarung tangan atau alat bantu dalam memakai ovirax cream, hal ini bertujuan supaya mencegah penularan herpes pada daerah lain. dan jangan lupa untuk membersihkan luka herpes sebelum mengoleskan ovirax cream, hal ini untuk mencegah iritasi pada luka.

Cuci kembali tangan anda sesudah menggunakan ovirax cream, supaya tidak menularkan ke daerah lain. saat anda baru saja menggunakan ovirax cream jangan mandi atau jangan hingga terkena air, hal ini supaya salep herpes tersebut bisa bekerja dengan baik.

Abreva

Abreva adalah salah satu salep herpes yang sangat ampuh untuk mengobati herpes zoster, herpes simplek dan cacar. Dengan kandungan Acyclover, abreva bisa menghentikan pertumbuhan virus penyebab herpes sepreti HSV dan ZVZ.

Cara memakai Abreva adalah dengan mengoleskan pada bagain luka herpes dengan menutupi seluruh bagian luka. Melainkan Abreva ini bukan untuk mencegah herpes masa depan, artinya jika anda sembuh dari herpes menggunakan abreva, maka sewaktu-waktu herpes bisa menyerang anda kembali. Dengan begitu abreva hanya dipakai untuk menghambat virus saja bukan menghilangkan virus.

Efek samping Abreva yaitu kulit menjadi bersisik, memerah, gatal dan merasa terbakar. Jika anda mengalami efek samping tersebut maka hentikan penggunaan dan langsung konsultasi pada dokter. Untuk pemakaian pada anak-anak sebaiknya dengan pengawasan orang dewasa, karena jika abreva hingga tertelan akan benar-benar membahayakan.

Apabila selama 7 hari penggunaan abreva tidak mengalami perubahan, karenanya hentikan . Dengan demikian periksakan pada dokter supaya bisa ditangani oleh dokter secara benar. Ikuti petunjuk yang ada pada kemasan, supaya penyakit herpes yang menyerang bisa disembuhkan dengan cepat.

Penyakit herpes bisa dikatakan penyakit yang membahayakan, karena jikalau anda sudah terinfeksi virus herpes maka selamanya virus tersebut akan bersarang pada tubuh anda. Sehingga anda seharusnya benar-benar mencegah serangan virus ini.

Virus herpes akan bersarang pada metode syaraf anda, sehingga jika sewaktu-waktu ada hal yang memicu aktifitas virus herpes maka virus tersebut akan aktif kembali dengan menyerang kulit anda. Namun jangan khawatir, biasanya sistem kekebalan tubuh akan membangun kekebalan agar virus ini tidak bisa aktif seperti sediakala, yang artinya jika virus herpes menyerang anda lagi maka tidak akan separah seperti pertama.

Dengan demikian sebelum anda terserang virus herpes maka anda seharusnya melakukan pola kebersihan hidup yang benar. Dan waspada! Penyakit herpes bisa menular dengan sentuhan langsung luka herpes kepada orang lain, sehingga jangan hingga luka herpes anda {diraba|disentuh} orang lain.

Apabila anda sedang terserang penyakit herpes sebaiknya jangan melakukan aktifitas seksual dan berkecupan, karena bisa dipastikan pasangan anda akan tertular virus tersebut. Kebersihan juga semestinya sangat dilihat dikala anda terserang virus herpes sebab jika luka herpes anda tidak bersih maka akan bertambah parah. Dan jangan lupa untuk pakai salep herpes saat terserang penyakit herpes, hal ini supaya bisa menyembuhkan penyakit herpes dengan cepat.

About admin

Check Also

Herpes pada bayi dan anak serta cara mengatasinya

Contents1 Penyakit herpes itu apa?2 Apa Bahaya Penyakit herpes bayi dan anak?3 Apa gejala dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*